RENUNGAN (4)

·                    Abu Mas`ud menceritakan bahawa Rasulullah pernah bersabda “Apabila seseorang lelaki memberi nafkah kepada ahli keluarganya dengan ikhlas, maka pahala nafkah itu sama dengan pahala sedekah”.

 

·                    Kata Abu Musa r.a, Rasulullah bersabda “Perumpamaan petunjuk dan ilmu pengetahuan yang Allah utuskan aku menyampaikannya seperti hujan lebat jatuh ke bumi. Bumi itu ada yang subur, menghisap air, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan serta rumput-rumput yang banyak. Ada pula yang keras tidak menghisap air hingga tergenang. Maka Allah memberi manafaat melalui tanah bumi  itu kepada manusia. Mereka dapat minum dan memberi minum kepada binatang ternakan mereka dan bercucuk tanam. Dan ada juga hujan yang jatuh di bahagian lain, iaitu di bahagian tanah yang tidak menggenang air dan tidak menumbuhkan rumput. Begitulah perumpamaan orang yang belajar agama yang ingin memanafaatkan apa yang Allah suruh aku sampaikan kepadanya, lalu dipelajari dan diajarkannya. Dan begitu juga perumpamaan orang yang tidak ingin memikir dan mengambil peduli tentang petunjuk Allah yang mana aku diutus untuk menyampaikannya”.

 

 

·                    Abdullah bin Amr bin Ash r.a mendengar Rasulullah bersabda “Allah tidak menarik kembali ilmu pengetahuan dengan cara mencabutnya kembali daripada jiwa para hambaNya tetapi dengan cara Dia mematikan orang-orang berpengetahuan (ulama`). Apabila orang berpengetahuan sudah tiada lagi, maka masyarakat akan mengangkat orang-orang bodoh menjadi pemimpin yang akan dijadikan tempat bertanya. Orang–orang bodoh ini akan berfatwa tanpa ilmu. Mereka itu sesat dan lagi menyesatkan”.

·                    Ibn Umar r.a berkata, Rasulullah bersabda “ Siapa yang mengambil sebahagian tanah orang lain tanpa hak (dengan cara aniaya atau penipuan), maka pada hari kiamat dia akan dikuburkan hingga tujuh lapis bumi”.

 

·                    Daripada Sahl bin Sa`ad r.a, Rasulullah bersabda “ Tujuh puluh ribu atau tujuh ratus ribu umatku akan masuk syurga tanpa hisab. Mereka semua masuk berturut-turut  dan rupa paras mereka bercahaya seperti  bulan purnama”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: